Responsive

Jenis-jenis masalah kesulitan belajar siswa, faktor penyebab dan cara mengatasinya

Jenis-jenis masalah kesulitan belajar siswa, faktor penyebab dan cara mengatasinya 


Haloprofesi.com_Kesulitan belajar bisa dialami oleh siapa saja, khususnya bagi siswa dan siswi di sekolah. Ada berbagai faktor penyebab yang membuat anak anak sulit untuk berkonsentrasi pada saat belajar baik masalah internal atau juga eksternal. Lantas, bagaimana cara mengatasinya? Hal ini penting untuk diperhatikan supaya tidak mengganggu perkembangan belajar anak sesuai dengan kapasitasnya.

Kesulitan belajar bisa terlihat dengan jelas ketika siswa dan siswi tidak mampu memahami materi pembelajaran atau praktik dengan baik, hasil pencapaian belajar yang masih kurang, serta kurang menikmati proses belajar baik disekolah maupun dirumah. Masalah kesulitan belajar ini bisa terjadi tidak hanya disekolah melainkan juga dirumah.

Jika kesulitan dalam belajar tidak segera diatasi, maka sampai seterusnya anak tidak akan bisa mencapai hasil prestasi pendidikan yang memuaskan, bahkan akan berdampak pada tingkat pendidikan selanjutnya yang lebih tinggi dimana ia tidak bisa beradaptasi dengan teori pembelajaran yang diberikan oleh bapak atau ibu guru. 

Oleh sebab itu mari identifikasi jenis jenis masalah kesulitan belajar siswa, mencari faktor penyebabnya lalu cara mengatasinya sesuai dengan masalahnya tersebut. Silahkan simak pembahasan berikut ini.

Jenis-jenis masalah kesulitan belajar siswa, faktor penyebab dan cara mengatasinya

1. Masalah Internal

Disleksia

Apa itu Disleksia? Disleksia merupakan salah satu jenis gangguan belajar yang bisa dialami oleh siapa saja dimana seseorang akan kesulitan untuk membaca ataupun menulis. Anak dengan Disleksia akan merasa kesulitan dalam hal merangkai huruf menjadi kata, lalu kata menjadi kalimat sampai dengan kalimat menjadi paragraph.

Kesulitan tersebut dapat terlihat juga pada saat berbicara, dimana anak akan susah dalam mencari kata atau istilah yang sesuai dengan maksudnya. Anak dengan gangguan belajar jenis Disleksia biasanya memiliki kemampuan dalam hal memahami konteks bacaan yang rendah serta tata Bahasa yang kurang baik.

Disgrafia

Selanjutnya ada jenis kesulitan belajar yang dinamakan Disgrafia. Disgrafia sendiri merupakan jenis gangguan belajar yang membuat anak kesulitan dalam hal menulis. Biasanya anak dalam kondisi ini akan memiliki tulisan tangan yang jelek, kurang dalam mengeja serta kesulitan untuk menuliskan apa yang ia rasakan atau sesuatu yang ingin diungkapkan.

Dispraksia

Berbeda dengan kedua gangguan diatas, Dispraksia merupakan kesulitan belajar anak yang ditandai dengan adanya gangguan pada kemampuan motoriknya. Kemampuan motorik rendah tersebut akan membuat anak mengalami kesusahan dalam mengordinasikan angota tubuhnya atau melakukan pergerakan tertentu.

Salah satu ciri yang dapat orang tua amati dari anak anak dengan kesulitan Dispraksia adalah anak sering menabrak atau membentur orang lain atau benda diam. Dalam hal ini anak juga akan merasakan kesulitan belajar seperti belajar menulis, berbicara, mengetik dan lain lain.

Diskalkulia

Diskalkulia membuat anak kesulitan dalam memahami konsep matematika atau hal hal yang berhubungan dengan menghitung. Namun, gangguan ini pada setiap orang berbeda beda. Misalnya saat di sekolah dasar awal, kondisi ini membuat anak sulit dalam mengenali angka bahkan belajar berhitung. Seiring bertambahnya usia nya, gangguan tersebut biisa terlihat jelas saat ia sulit memecahkan hitungan dan menghafalkan perkalian.

Auditory processing disorder

Kalau yang satu ini merupakan kondisi dimana adanya kelainan otak untuk memproses suara. Nah, yang dimaksud bukanlah gangguan pendengaran, melainkan kelainan untuk memahami suara orang lain. Misalnya seorang yang mengalami Auditory processing disorder akan sulit membedakan satu suara dengan suara lainnya. Bahkan mereka juga akan kesulitan dalam mengikuti perintah suara maupun mengingat hal yang didengar.

Visual processing disorder

Visual processing disorder adalah kesulitan dalam membedakan dua objek yang memiliki bentuk yyang mirip. Anak juga sulit dalam mengordinasikan tangan dan mata mereka secara bersamaan. Ya dengan kata lain pengidap Visual processing disorder akan kesulitan dalam meninterpretasikan informasi visual.

Cara Mengatasinya :

Mendeteksi kesulitan belajar anak seperti yang dipaparkan diatas mungkin tidak mudah. Sebab gejala yang muncul bisa jadi umum dan tidak khas. Belum lagi anak yang sudah cukup besar, mungkin malu untuk mengakui bahwa ia memiliki masalah gangguan belajar dan menyembunyikan kesulitannya tersebut. 

Meskipun demikian, baik orang tua maupun tenaga pengajar guru disekolah perlu berdiskusi terkait kemampuan belajar tersebut. Orang tua bisa berkonsultasi dengan ahli tumbuh kembang anak, psikiater atau psokolog untuk mengetahui kondisi gangguan belajar anak dan melakukan cara untuk mengatasinya.

Jika siswa memiliki kesulitan belajar tersebut, dokter biasanya akan menyarankan beberapa langkah untuk merawat anak supaya bisa perlahan lahan mengatasi kesulitan belajarnya sebagai berikut :

Terapi

Terapi bisa dilakukan untuk membantu dalam hal meningkatkan kemampuan motorik anak atau siswa dengan kesulitan belajar. Misalnya mereka bisa belajar menulis dengan baik sesuai dengan kondisi nya tersebut melalui terapi okupasi. Ada juga terapi wicara yang membantu anak dengan kesulitan untuk berbicara atau sulit untuk merangkai kata kata yang tepat.

Medikasi

Dalam beberapa kasus, dokter akan meresepkan obat yang berfungsi untuk meredakan depresi ataupun gangguan kecenasan yang dapat dirasakan anak pada saat sedang belajar. Misalnya siswa dengan kesulitan belajar dan ADHD maka akan mendapatkan obat khusus yang membantunya untuk bisa berkonsentrasi di sekolah.

Memberikan bantuan belajar

Anak dengan berbagai kesulitan yang sudah kita bahas sebelumnya perlu mendapatkan bantuan belajar tambahan dari guru maupun orang tua. Misalnya dengan menyediakan guru les yang sudah berpengalaman dan terlatih untuk mengajar anak dengan kesulitan belajar. 

Di sekolah umum tidak jarang, adanya kerjasama antara guru dan orang tua. Misalnya anak ditempatkan di tempat duduk yang memudahkannya untuk bertanya dan memahami materi, serta guru bisa memberikan tugas sesuai dengan kondisinya.

2. Masalah Eksternal

Tidak hanya hal hal diatas yang dapat membuat anak atau siswa kesulitan dalam belajar, ada masalah internal tentu juga ada masalah eksternal atau masalah dari luar seperti lingkungan. Beberapa masalah eksternal yang membuat siswa sulit belajar adalah cara mengajar guru yang sulit dipahami, bahan ajar yang terbatas, tugas yang terlalu banyak, kurang berpartisipasi dalam pembelajaran.

Lingkungan belajar yang tidak nyaman atau bahkan bisa juga masalah hubungannya dengan orang lain. Seperti masalah keluarga, orang tuanya dirumah atau dengan teman temannya disekolah yang membuatnya tidak konsentrasi belajar. Jika hal demikian yang terjadi perlu dilakukan evaluasi terkait faktor penyebab kesulitan dalam belajar tersebut.

Beberapa hal yang bisa dilakukan guru dan orang tua adalah menggunakan prior knowledge, selalu evaluasi, ajak siswa dalam berpartisipasi secara aktif, hindari memberi tugas yang terlalu banyak, mengajarkan cara membuat catatan, pendekatan personal, membentuk kelompok belajar, membuat bentuk dialog interaktif antara guru dan siswa, membuat lingkungan belajar yang nyaman dan lain sebagainya.

Uraian diatas adalah informasi terbaru yang mengulas terkait jenis jenis masalah kesulitan belajar siswa, faktor penyebab dan cara mengatasinya secara lengkap. Tidak hanya guru yang bertanggung jawab dalam membantu anak mengatasi kesulitan belajarnya, melainkan orang tua juga bertanggung jawab untuk membimbing anak khususnya pada saat dirumah sebagai pendidikan yang utama.

Setiap anak anak itu berbeda, ada yang mandiri dan bisa menyelesaikan masalah mereka sendiri dalam hal proses belajar. Namun yang lain lagi tidak bisa menangani kesulitan belajar sendiri. Disinilah peran orang tua dan guru untuk mengarahkan anak anak supaya mampu menganalisis kesulitan belajar mereka dan mengatasinya serta coba memberikan materi pembelajaran dengan cara yang lebih mudah. Semoga bermanfaat.


Belum ada Komentar untuk "Jenis-jenis masalah kesulitan belajar siswa, faktor penyebab dan cara mengatasinya "

Posting Komentar

Beri kami masukan untuk memperbaiki kekurangan !!! Atau Hubungi Admin jika ada yang ingin dipertanyakan 085 343 554 857

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel